Tari Ratoh Jaroe dan Ragam Budaya Nusantara Meriahkan Akhirussanah SDIT Buah Hati Cilacap

Cilacapedia, Cilacap: SD Islam Terpadu (IT) Buah Hati Cilacap sukses menyelenggarakan Akhirussanah ke-8 di Sentul Convention Hall di Jalan Gatot Subroto, Cilacap (Sabtu/24/6/2023). Acara ini menjadi penanda tuntasnya pembelajaran 50 siswa-siswi kelas 6 tahun pelajaran 2022 – 2023, baik pencapaian nilai akademik maupun tahfidz Alquran 2 – 3 juz.
Akhirussanah juga menjadi ekspresi dan pentas seni seluruh peserta didik kelas 1 sampai 5. Di antaranya penampilan Tari Ratoh Jaroe yang melibatkan 78 siswi kelas 3, 4, dan 5. Gerak serentak mereka mengundang riuh tepuk tangan walimurid dan tamu undangan yang terpesona dengan penampilan kolosal tersebut.
Diketahui, tarian ini merupakan perpaduan beberapa tarian tradisional Aceh yaitu Likok Pulo, Rapai Geleng, Rateb Meusekat, dan Ratoh duek sehingga menghasilkan bentuk tarian unik. Hingga sekarang tarian ini dikenal baik dalam negeri maupun mancanegara.
Biasanya Tari Ratoh Jaroe dibawakan secara berkelompok oleh penari perempuan dan berjumlah genap. Berbeda dengan Tari Saman dibawakan oleh penari laki-laki dan terkadang juga dibawakan oleh wanita. Tarian Ratoh Jaroe sangat mengutamakan kekompakan dan keselarasan gerakan tangan sesama penari.
Penampilan lainnya, Tari Medley Lagu Daerah oleh peserta didik kelas 1 dan 2, Musikalisasi Permainan Tradisional oleh peserta didik kelas 3 dan 4, penampilan Perkusi oleh kelas 5, serta penampilan grup rebana, dan Nasyid Buah Hati Voice.
Kepala SD IT Buah Hati Cilacap, Susetiana menjelaskan berbagai pentas seni para peserta didik sekaligus menunjukkan komitmen sekolah menjaga nilai-nilai seni budaya Indonesia. “Betapa kaya dan beragamnya budaya Indonesia, bisa kita saksikan dari penampilan anak-anak kami. Selaras dengan tema yang diusung ‘Wujudkan Generasi Berkarakter Pancasila menuju Indonesia 5.0’,” katanya.
Kepada para peserta didik kelas 6, pihaknya juga berpesan agar menjaga konsistensi salat lima waktu dan interaksi dengan Alquran. “Selamat untuk 50 siswa-siswi kelas 6. Ini bukanlah akhir tapi justru awal perjalanan panjang kalian. Tetap istiqomah menjaga salat 5 waktu dan hafalan Alquran,” tambah Suse.

Senada Ketua Yayasan Khonsa, Rambat menyampaikan agar para peserta didik bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTP dengan konsep yang sama seperti SD IT Buah Hati. “Silakan melanjutkan di sekolah manapun, syukur-syukur bisa sekolah boarding agar terjaga nilai-nilai kebaikan yang sudah dipupuk selama di SD,” katanya.
Camat Cilacap Utara, Sunarti dalam sambutannya mengapresiasi keberadaan SD IT Buah Hati yang disebutnya memiliki mutu pendidikan yang dibutuhkan saat ini. “Ilmu akademiknya bagus ditambah pembelajaran spiritual Alquran juga lengkap. Inilah yang dibutuhkan saat ini, menghadapi tantangan masa depan yang semakin berat,” ungkapnya.
Kegiatan juga dihadiri Lurah Tritih Kulon, Henni Sutiarto; pengurus Yayasan Khonsa, seluruh wali murid kelas 1 – 6, dan Komite SD IT Buah Hati Cilacap.




