PendidikanNasional

Ajak Siswa ke Pantai, Begini Cara SMA Negeri 1 Jeruklegi Tanamkan Karakter & Kepribadian Kuat   

Cilacapedia, Cilacap – Ungkapan bijak menyebutkan, setiap orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah. Ini menjadi petuah penting yang mengingatkan siapapun untuk tidak menyepelekan siapapun dan di mana pun berada. Karena apa yang terjadi di sekitar menjadi sarana pembelajaran yang kerap menyiratkan makna dan hikmah.

Seperti itulah yang dilakukan SMA Negeri 1 Jeruklegi, Cilacap. Sebagai upaya penanaman karakter dan kepribadian kuat, sebanyak 27 siswa-siswi kelas XI diboyong ke Pantai Menganti, Kebumen dalam program outing class, Peduli Kesehatan Mental Remaja (PKMR)., Selasa (14/3/2023). “Kami memilih Pantai Menganti, selain melatih jiwa petualangan dari awal perjalanan kami berupaya menguatkan mental mereka dengan attitude traveling,” ungkap Kepala SMA Negeri 1 Jeruklegi, Mokhtar.

Lanjut Mokhtar, kegiatan ini berawal dari diskusi ringan dengan siswa kelas XI MIPA & IPS di saat jam kosong. Diskusi yang sering tak bertema tapi menghasilkan output menarik, ide dan gagasan yang sayang dibiarkan berserakan. “Cita-cita dan asa mereka menumbuhkan semangat dan optimisme. Semangat berprestasi, semangat untuk studi lanjut yang diimpikan dan tentunya sukses di masa depan,” katanya.

Senada Guru BK SMA Negeri 1 Jeruklegi, Tri Mularsih mengungkapkan alam sangat efektif untuk menguatkan kepribadian dan karakter sesorang. “Salah satu cara menguatkan mental anak itu adalah mendekatkan mereka dengan alam. Selain menguatkan fisik, mengokohkan self confidence, dan soft skill dasar yang lain,” katanya.

Diawali pendampingan petualangan berkeliling hutan pinus, guru pendamping mengeksplorasi & merefleksi berbagai situasi dan medan dengan menguatkan ketahanan mental dan semangat berjuang.  Coaching ketahanan mental untuk menyiapkan semua tantangan hidup dipandu langsung dengan kepala sekolah dan guru BK dalam bentuk diskusi kelompok kecil. Diskusi terbuka untuk melatih percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa.

“Keren banget. Di sini kami belajar banyak tentang kehidupan, memang hidup itu bukan tentang siapa yang terbaik tapi siapa yang banyak berbuat baik,” begitulah kesan Dilla Saputri, siswi kelas XI MIPA 3.

“Terima kasih bapak dan ibu guru, sudah memahami suara hati kami. Boleh sedih seperlunya, tapi harus bersyukur sebanyak-banyaknya,“ tambah Sabrina, peserta lain.

Kegiatan ditutup dengan singgah ke Pantai Congot, Jetis dengan sholat berjamaah dan makan  bersama dengan berbagai menu seafood untuk meningkatkan kecintaan siswa pada kekhasan makanan lokal yang harus dikembangkan di masa depan. (*sry)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button