Meriah, Semarak Ramadhan 1446 H PC Salimah Kedungreja

cilacapedia, Cilacap – Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1446 H dan bagian dari syiar islam, Salimah Pengurus Cabang (PC) Kedungreja mengadakan Semarak Ramadhan, Ahad (23/3/2025) di Rumah Pendidikan Salimah (RPS) Kedungreja. Kegiatan ini juga serentak diikuti oleh Pengurus Ranting (PRa) Tambaksari di Masjid Baitul Muslimin dan PRa Rejamulya di Masjid Al- Mubarok.
Semarak Ramadhan menghadirkan bakti sosial, pasar murah, dan santunan anak yatim.
Ketua PC Salimah Kedungreja, Efi Solina Fitri melaporkan jumlah paket yang terdistribusikan kepada para penerima baksos dan pasar murah. “Dari PC Kedungreja untuk santunan anak yatim sebanyak 19, pasar murah 80 paket. Dari PRa Tambaksari, penerima paket baksos sebanyak 37 dan pasar murah ada 90 paket. Dari PRa Rejamulya, penerima paket bhaksos ada 50 dan pasar murah sebanyak 80 paket.” lanjut Efi.
Efi juga mengajak jamaah senantiasa mengencangkan doa-doa terbaik, apalagi di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, ketika pintu-pintu syurga terbuka lebar bagi hamba-Nya yang selalu memohon.

Di Pra Tambaksari, Ustaz Anis Mustaqim dalam tausiyahnya memaparkan amalan sederhana dapat membawa ke syurga dengan syarat dilakukan dengan hati yang bersih. “Kedudukan hati yang bersih lebih tinggi daripada ibadah fisik,” kata Anis saat tausiyah di PRa Tambaksari.
Sementara itu, Ustadz Rofiq Sangadi di PRa Rejamulya mengingatkan bahwa bulan Ramadhan sebagai bulan yang paling baik untuk bersedekah, karena akan dilipatgandakan pahalanya. “Orang di alam kubur sana memohon kepada Allah SWT agar bisa kembali ke dunia hanya untuk bersedekah,” ujarnya.
Sementara sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pasar murah yaitu, 1 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, ½ kg telur, dan ½ kg kacang, semuanya dilabel harga Rp.10.000.
Selain itu ada pakain pantas pakai yang dipatok harga Rp 10.000/ 4 potong. “Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Jadi bisa silaturahmi dengan tetangga dan saudara baru, bisa beli sembako murah, dapat doorprize juga,” kata Parni, salah seorang penerima paket baksos. (erl/sand)




