Sosial

Ini Peran Penting Penyuluh Sosial dalam Mengubah Perilaku Masyarakat

Cilacapedia – Penyuluh sosial disebut memiliki peran penting dan strategis dalam mengubah perilaku masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Rina Irawanti dalam rapat koordinasi Forum Fungsional Penyuluh Sosial Indonesia (F2PSI) DPD Jawa Tengah di Sukoharjo, Kamis (2/2/2023).

Dijelaskan Rina, ada 4 isu strategis yang menjadi tantangan pelaksanaan pembangunan kesejahteraan sosial. Di antaranya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis data intervensi penanggulangan kemiskinan, pemenuhan basic life access dan penguatan sustainable livehood Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). “Selain itu ketersediaan panti yang representatif sebagai standar minimal bidang sosial, serta peran potensi sumber kesejahteraan sosial yang kapabel dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Merespon isu-isu tersebut pihaknya mengambil langkah penting melalui beberapa program. Seperti rehabilitasi sosial dalam panti pemerintah & swasta, penanganan korban bencana alam & sosial, Kartu Jateng Sejahtera, penanganan fakir miskin melalui pembentukan dan bantuan KUBE, updating DTKS, & pemberdayaan potensi sumber kesejahteraan sosial. “Keberadaan penyuluh sosial sebagai pilar penyelenggaraan kesejahteraan sosial memegang peranan strategis. Peran penyuluh sebagai komunikator, motivator, edukator, dan information center diharapkan mampu mewujudkan perubahan perilaku di masyarakat,” ungkap Rina.

Sementara itu untuk memperkuat keberadaan organisasi, pada kesempatan ini juga diagendakan reorganisasi kepengurusan DPD F2PSI Jawa Tengah Periode 2023-2025. Dari proses pemilihan yang dipandu oleh tim formatur, terpilih ketua dan pengurus harian.

Selanjutnya dilakukan serah terima kepengurusan dari Ketua DPD F2PSI Jawa Tengah Periode 2020 – 2022, Adoniati Meyria Widaningtyas H kepada Ketua DPD F2PSI Jawa Tengah Periode 2023-2025, Mohamad Kodir. “Dengan niat tulus dan ikhlas, bapak dan Ibu dari berbagai penjuru Jawa Tengah bisa hadir di tempat ini untuk bersama organisasi forum penyuluh sosial Jawa Tengah lebih baik lagi”, kata Kodir.

Keberlanjutan tongkat estafet organisasi dan menggerakkan kembali motor organisasi DPD F2PSI Jawa Tengah menjadi tujuan agar organisasi yang menaungi penyuluh sosial sebagai agen perubahan sosial dalam melakukan gerak dasar dan awal guna memberikan kesiapan dan manfaat program tetap aktif dan dinamis.

Selain itu, reorganisasi juga sebagai upaya penyegaran atmosfer organisasi sekaligus proses berbenah baik internal maupun eksternal yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan eksistensi penyuluh sosial sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kegiatan bertema “Bersama Membangun Organisasi Penyuluh Sosial Jawa Tengah yang Kuat dan BerAKHLAK” ini berlangsung di Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Taruna Yodha Sukoharjo. Diikuti oleh 107 penyuluh sosial dari sentra terpadu dan sentra Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah beserta unit pelaksana teknisnya, dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota di wilayah Jawa Tengah. (*sry)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button