Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap Peringati Earth Hour 2026Hemat Energi dan Tekan Emisi

cilacapedia, Cilacap – Sabtu malam (28/3/2026) terasa berbeda di sejumlah sudut kawasan rumah dinas perusahaan maupun perkantoran Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap.
Tepat pukul 20.30 WIB, lampu-lampu yang biasa menerangi aktivitas perkantoran dan perumahan perlahan dipadamkan.
Bukan karena gangguan, melainkan bagian dari partisipasi aktif dalam gerakan global Earth Hour 2026.
Selama satu jam, hingga pukul 21.30 WIB, suasana yang biasanya terang berubah menjadi lebih temaram.
Namun di balik gelap yang sengaja dihadirkan itu, ada pesan terang tentang kepedulian terhadap bumi. Mengusung tema “Beri Ruang untuk Bumi”, aksi ini menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata untuk menekan emisi karbon.
“Kami merasa bangga bisa selalu berpartisipasi dalam Earth Hour, seperti malam ini, lampu-lampu dipadamkan selama satu jam,” kata Adi Putra, warga Perumahan Pertamina Gunung Simping.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menjelaskan insan Pertamina turut memadamkan lampu di berbagai titik strategis.
Mulai dari gedung Head Office (HO), kompleks Perumahan Pertamina Donan, Patra Lomanis Residence, Taman Harmonis, hingga kompleks Perumahan Pertamina Gunung Simping dan Tegalkatilayu.
“Ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk ikut menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Dalam satu jam tersebut, tercatat total penghematan mencapai 1,9 megawatt (Mw) dengan emisi karbon CO2eq, 513,6 kg atau setara penghematan BBM sebanyak 563 liter.
General Manager (GM) RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo menambahkan nilai terbesar dari Earth Hour bukan semata angka. “Meski hanya satu jam, kami berharap aksi ini membawa dampak positif. Karena di waktu yang sama, jutaan orang di seluruh dunia juga melakukan hal yang sama, yakni mengistirahatkan bumi, memberi ruang bagi alam untuk bernapas,” ujarnya.
Di tengah gelap yang menyelimuti, terselip kesadaran, bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Malam itu, dari Cilacap, cahaya kepedulian justru terasa semakin terang.




