PNC Terapkan Teknologi Pertanian di Desa Kalijaran untuk Tingkatkan Hasil Panen Petani

cilacapedia, Cilacap – Guna mendukung pertanian yang lebih modern dan efisien, dosen Politeknik Negeri Cilacap (PNC) mengadakan pengabdian kepada masyarakat melalui dana hibah dari DAPTV Kemendikbudristek di Desa Kalijaran, Kecamatan Maos, Cilacap.
Kegiatan fokus pada implementasi teknologi tepat guna, Solar Agricultural System sebagai solusi inovatif pengendalian hama & penyakit tanaman. “Kegiatan yang melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Sugih ini bertujuan memberikan manfaat nyata bagi para petani,” kata Novita Asma Ilahi dosen PNC yang juga Ketua Program.
Lanjut dia alat yang menggunakan tenaga surya ini diharapkan mengurangi risiko serangan hama secara efektif, sehingga tanaman menjadi lebih terlindungi dari serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang selama ini menjadi kendala utama bagi para petani. “Dengan teknologi ini, para petani semakin dipermudah dalam pertanian dan meningkatkan kualitas hasil panen. Petani dapat menghemat biaya produksi dan meningkatkan kuantitas hasil panen yang sehat dan berkualitas,” lanjut Novita.

Sistem Solar Agricultural System yang diimplementasikan ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga efisien dari segi energi. “Kami menggunakan energi surya yang melimpah di daerah Cilacap. Alat ini dapat beroperasi secara otomatis dan berkesinambungan tanpa bergantung pada sumber energi tambahan,” ungkapnya.
Para petani dari Gapoktan Margo Sugih yang menjadi penerima manfaat, menyatakan antusiasme mereka atas implementasi teknologi ini.
Dengan sistem ini, para petani diharapkan dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan produksi pertanian & mendapatkan hasil panen yang lebih maksimal. “Dalam jangka panjang, teknologi ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan para petani lokal,” imbuh Afrizal Abu Musyafiq, anggota tim.
Dengan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan, Desa Kalijaran bisa menjadi model desa berteknologi tepat guna di Cilacap menciptakan dampak positif pada ekonomi lokal sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. “Implementasi Solar Agricultural System ini diharapkan menjadi awal dari banyak perubahan positif yang akan meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan inspirasi bagi desa lain untuk mengikuti jejak mereka dalam menggunakan teknologi ramah lingkungan” kata Ilma Fadilah, anggota lain. (afr/sand)




