Dosen PNC Sosialisasikan Manfaat Listrik & Energi Terbarukan bagi Siswa SD

cilacapedia, Cilacap – Dosen dari Program Studi D3 Teknik Listrik Politeknik Negeri Cilacap (PNC) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Negeri Banjarwaru, Kecamatan Nusawungu, Cilacap.
Kegiatan dengan dua agenda utama ini untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai listrik & energi terbarukan.
Ketua Tim PNC, Riyani Prima Dewi mengatakan kegiatan pertama fokus pada sosialisasi manfaat & bahaya listrik bagi siswa kelas 5. “Kegiatan kedua melibatkan siswa kelas 6 dengan pengenalan pemanfaatan energi terbarukan melalui trainer Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS),” jelasnya.
Kedua kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan bermanfaat bagi para siswa, sekaligus menjadi kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat sekitar.

Di kegiatan pertama, tim dosen Prodi D3 Teknik Listrik memberikan sosialisasi pentingnya pemahaman listrik, termasuk manfaat serta bahaya yang dapat timbul.
Peserta kelas 5 diperkenalkan konsep dasar listrik, bagaimana listrik dihasilkan, serta kegunaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak perlu memahami bahwa listrik memiliki peran besar dalam kehidupan modern. Namun, kita juga harus bijak dalam menggunakan dan memahami potensi bahayanya, terutama saat tidak dikelola dengan benar,” ujar Riyani.
Siswa diajak aktif berpartisipasi menjawab pertanyaan dan berdiskusi mengenai situasi sehari-hari yang melibatkan listrik. Tidak hanya manfaat listrik, sosialisasi juga menekankan aspek keselamatan, seperti pentingnya menghindari bermain dekat dengan instalasi listrik, tidak memegang kabel terkelupas, serta –
langkah dasar menghadapi keadaan darurat terkait listrik.
Agenda kedua dalam pengabdian masyarakat adalah pengenalan energi terbarukan kepada siswa kelas 6.
Di tengah tantangan global perubahan iklim & krisis energi, pengenalan sejak dini mengenai pemanfaatan energi terbarukan dianggap penting.
Tim dosen dari D3 Teknik Listrik memanfaatkan alat trainer Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memberikan pemahaman dasar tentang energi terbarukan kepada siswa.
Saepul Rahmat selaku Koordinator Program Studi D3 Teknik Listrik PNC menegaskan teknologi tenaga surya adalah salah satu solusi potensial mengatasi krisis energi. “Penting bagi generasi muda memahami masa depan energi bergantung pada sumber yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, seperti tenaga surya. Melalui alat trainer PLTS ini, kami berharap siswa dapat melihat bagaimana sinar matahari dapat diubah menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan,” jelasnya.
Dengan alat trainer, siswa dapat melihat langsung bagaimana panel surya bekerja. Mereka diajak mencoba memasang panel surya dan memahami mekanisme dasar dari proses konversi energi matahari menjadi listrik.
Aktivitas ini berlangsung dengan penuh antusiasme, terutama ketika para siswa dapat melihat langsung hasil nyata dari tenaga surya yang menggerakkan peralatan sederhana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu pilar penting.
Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan dan mampu memberikan dampak positif bagi pendidikan anak-anak di daerah. “Kami sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa-siswa SD Negeri Banjarwaru 01. Pendidikan tentang listrik dan energi terbarukan adalah hal yang sangat penting di era sekarang. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan mereka, tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik,” tambah Riyan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan pengabdian ini. Kepala SD Negeri Banjarwaru 01, Sutriman mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim dosen. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik yang akan mereka ingat hingga dewasa. Kami berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, siswa membawa pulang pengetahuan baru yang berharga, serta harapan agar pendidikan mengenai teknologi dan energi ramah lingkungan terus dikembangkan di berbagai tingkatan pendidikan.
Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen D3 Teknik Listrik PNC ini menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat memberikan dampak positif di tengah masyarakat.




