Tanam 3.000 Bibit Mangrove di Cilacap, PT Link Net Gandeng PNC & DLH

cilacapedia, Cilacap – Komitmen terhadap kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh PT Link Net melalui kegiatan penanaman 3.000 bibit mangrove di pesisir Dusun Bondan, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara sektor industri, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat setempat.
Head of Corporate Affairs PT Link Net, Armando Razalie menjelaskan Cilacap memiliki kawasan pesisir yang strategis dan menjadi wilayah prioritas rehabilitasi mangrove nasional. “Selain itu, kami melihat potensi kolaborasi yang kuat antara dunia industri dan pendidikan tinggi seperti Politeknik Negeri Cilacap (PNC),” ungkapnya.
Disebutkan kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mendorong peran aktif perusahaan dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDG’s) poin 13 dan 15.
Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi sektor industri lain untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir. “Semoga tahun depan bisa memperluas wilayah penanaman dengan dukungan mitra strategis seperti PNC dan DLH,” pungkasnya.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Cilacap, Dias Prihantoro mengapresiasi langkah PT Link Net. “Kami mendukung kegiatan lingkungan yang digagas oleh industri. Saat ini regulasi di tingkat daerah semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam upaya rehabilitasi pesisir. Link Net sudah menjadi contoh baik yang bisa diikuti perusahaan lain,” ujarnya.
Pihaknya mendorong kolaborasi lintas sektor agar kegiatan serupa direplikasi secara berkelanjutan.
Direktur PNC, Riyadi Purwanto menilai keterlibatan kampus dalam kegiatan ini sejalan dengan tridarma perguruan tinggi. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen mendukung gerakan pelestarian lingkungan melalui riset dan inovasi berbasis masyarakat,” terangnya.
Ia juga menegaskan PNC akan terus melibatkan dosen dan mahasiswa, termasuk melalui UKM Komapala yang dipimpin oleh Hafidz Widianto sebagai koordinator lapangan.
Kegiatan penanaman berlangsung bersama masyarakat Dusun Bondan, dipimpin oleh Kepala Dusun, Irawan. “Kami sangat terbantu, karena selain menanam, masyarakat juga diajak belajar cara merawat mangrove agar bisa tumbuh optimal,” ujarnya.




