Nasional

Pertamina Terima SK Penlok Buffer Zone di Area Kilang Cilacap dari Gubernur Jateng

cilacapedia, Cilacap – Pertamina memastikan setiap operasi kilang berjalan dengan aman dan andal, salah satunya melalui kepatuhan penerapan zona pengaman (buffer zone) untuk melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Hal itu diwujudkan dalam serah terima SK Penetapan Lokasi (Penlok) Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum Buffer Zone RU IV Cilacap di Kelurahan Donan, Cilacap Tengah. SK Penlok diserahkan secara langsung oleh Gubenur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi kepada Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, Erry Sugiharto di Semarang, Senin (27/10/2025).

Erry Sugiharto dalam keterangannya menyampaikan ini merupakan SK Penlok pertama dari enam RU di bawah Kilang Pertamina Internasinoal (KPI). “SK Penlok untuk pengadaan tanah buffer zone di Kelurahan Donan, Cilacap ini merupakan yang paling cepat,” jelasnya.

Disebutkan, penentuan lokasi pengadaan tanah buffer zone ini merupakan mandatori dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “SK Penlok akan mempermudah proses pembebasan lahan untuk buffer zone. Hal ini mengingat sejauh ini masih ada beberapa bangunan masyarakat yang posisinya belum memenuhi jarak aman,” imbuh Erry.

Sebagaimana diatur oleh Kementerian ESDM, buffer zone yang harus dibebaskan sekitar 50 m dari pagar terluar refinery (kilang).

Sementara itu Gubernur Jateng mengatakan, penyerahan SK Penlok Pengadaan Tanah Buffer Zone merupakan bentuk dukungan dari Provinsi Jawa Tengah terhadap proyek nasional. “Sebab, kilang Pertamina di Cilacap tidak hanya memenuhi kebutuhan Jawa Tengah, tetapi juga nasional,” kata Luthfi.

Disebutkan keberadaan buffer zone juga diperlukan untuk memberikan keamanan bagi masyarakat, serta mengurangi berbagai dampak apabila terjadi sesuatu di area kilang. “Penyerahan SK ini sebagai bentuk collaborative governance atau upaya untuk melibatkan berbagai pihak, salah satunya Pertamina, dalam menjalankan pemerintahan,” imbuhnya.

Diketahui, KPI RU IV Cilacap merupakan kilang terbesar dari 6 unit di bawah subholding Refining & Petrochemical di Indonesia. Kapasitas produksi Kilang Cilacap sebesar 348 ribu barrel/hari dengan tangung jawab menopang 34% kebutuhan BBM nasional dan 60% kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button