Sah, Kabupaten Cilacap Kini Miliki Rumah Sakit Muhammadiyah

Cilacapedia, Cilacap – Mimpi Muhammadiyah memiliki rumah sakit (RS) di Kabupaten Cilacap akhirnya terwujud. Ini terjadi kurang dari sepekan setelah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Tafsir mengabarkan adanya rumah sakit swasta Cilacap yang segera diakuisisi menjadi aset Muhammadiyah.
Kepastian ini disampaikan perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf usai menghadiri Serah Terima Alih Kelola Manajemen RS Aghisna Medika Kroya kepada Persyarikatan Muhammadiyah di RS tersebut, Jumat pagi (2/6/2023). “Alhamdulillah,” kata Farid melalui pesan instannya.
Dikatakan, akuisisi RS Aghisna Kroya oleh Persyarikatan Muhammadiyah melalui RS PKU Muhammadiyah Gombong Grup, ditandai serah terima dokumen peralihan dari pihak RS Aghisna kepada RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Dengan demikian, imbuh Farid otomatis Muhammadiyah sudah mempunyai rumah sakit di Cilacap sesuai amanah Ketua PWM, Tafsir pada saat musyda. “Mudah-mudah dengan peralihan kepemilikan ini, RS PKU Muhammdiyah Aghisna Kroya semakin maju dan memperluas pelayanannya,” katanya.
Peralihan manajemen ini juga dihadiri langsung oleh Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir. “Bagaimana kita mengupayakan rumah sakit-rumah sakit yang ada peluang untuk diakuisisi, kita akuisisi. Untuk menambah kemajuan pelayanan Muhammadiyah kepada masyarakat di bidang kesehatan,” katanya dalam konferensi pers.
Harapannya, rumah sakit ini semakin maju setelah ditangani RS PKU Muhamamdiyah Gombong Grup. “Bagaimanapun RS Aghisna ini ada di Cilacap. Maka PDM Cilacap tetap terlibat dalam pengelolaannya agar tetap berkolaborasi, saling ta’awun (tolong menolong), saling membantu antara Muhammadiyah Gombong dengan Cilacap,” imbuh Tafsir.
Diketahui usai membuka Musyda Muhammadiyah & Aisyiyah Cilacap di stadion Wijayakusuma, Sabtu (27/5/2023) lalu, Tafsir menyebut 2 rumah sakit swasta di Cilacap yang ditawarkan kepada Muhammadiyah. “Satu di Kroya dan satu di Sidareja. Ini saya mau cek ke sana,” katanya.
Diketahui, PWM Jawa Tengah sebelumnya telah mengakuisisi 4 rumah sakit swasta menjadi milik persyarikatan Muhammadiyah, masing-masing RS Pedan (Klaten), RS Dr. Oen Sawit (Boyolali), RS Sampangan (Surakarta), dan RSIA Amanah Sumpiuh (Banyumas).




