Nasional

Jelantik, Ikhtiar Emak-emak Kurangi Pencemaran Limbah Jelantah

Cilacapedia, Cilacap – Pemakaian minyak goreng berulang-ulang atau dikenal sebagai jelantah diketahui berdampak buruk bagi kesehatan untuk jangka panjang. Sayangnya, belum semua rumah tangga memahami pemanfaatan yang benar minyak jelantah tersebut.

Inilah yang melatarbelakangi komunitas Jelantah Ibu Cantik (Jelantik) hadir sebagai ikhtiar emak-emak memanfaatkan limbah jelantah secara benar. “Berawal dari pemikiran bagaimana ibu-ibu berperan memberdayakan masyarakat sekaligus menanggulangi dampak minyak jelantah rumah tangga,” kata Ketua Komunitas Jelantik, Wiyandari dalam acara Kopi Darat (Kopdar) Jelantik di Kroya, Minggu (11/6/2023).

Lanjut Wiyandari, selain mengurangi pencemaran limbah jelantah rumah tangga, kegiatan ini juga sebagai edukasi gaya hidup sehat dan hemat terkait limbah minyak jelantah. “Yang tak kalah penting adalah pemberdayaan ekonomi dengan mengumpulkan limbah jelantah menjadi bernilai ekonomi,” ujarnya.

Ditambahkan, kopdar ini sebagai sarana silahturahmi, mengumpulkan limbah minyak jelantah melalui program tabungan jelantah serta sosialisasi & demonstrasi pembuatan eco enzym skala rumah tangga. “Ini sejalan dengan komunitas kami yang mengusung kata cantik, akronim dari cerdas, aktif, nyata peduli lingkungan, terampil, inovatif, dan kreatif,” tutup Wiyandari.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button